Wednesday, December 2, 2020
Home > Cerita Sex > Irma edisi Diperkosa

Irma edisi Diperkosa

Hallo Sobat Ngentotbareng Semuanya , Di Awal Bulan July Ini Pastinya Semua Pada Semangat Dan Sehat Donk
Sekarang Admin Akan Memberikan Sobat” Semua Nya Kumpulan Foto Ngentot Dengan Bermacam Gaya
Foto – Foto Ini Admin Berikan Agar Para Sobat Lebih Semangat Lagi Menjalankan Masing-Masing Pekerjaan
Dan Juga Dapat Melakukan Gaya” Ngentot Tersebut Di Ranjang Bersama Kekasih Sobat ^_^ ^_^

 

 

kamu udah sampai mana,Ir?” tak sabar aku menunggu sekretaris sekaligus pacar rahasiaku di stasiun. Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi. Tiap kali aku telpon, dia mengangkatnya dan Cuma jawab “bentar lagi nyampe kok. Udah ya” lalu ia menutup telponnya. Irma datang ke semarang dalam rangka bisnis, dia memintaku untuk menjemputnya di stasiun. Aku heran kenapa dia tidak naik pesawat aja, padahal aku udah kirim uang ke dia buat beli tiket pesawat Jakarta-semarang PP. Tapi sekretarisku itu malah lebih memilih kereta, ekonomi pula. Lebih irit katanya saat kemarin aku telpon.
Tiap ada kereta datang, aku sudah bersiap-siap berdiri mencarinya, tp beberapa kali aku kecewa. Aku bukan termasuk orang yang sabar kalau harus menunggu seseorang. Tak lama terdengar ada kereta yang datang lagi berhenti di stasiun. Aku udah janji dalam hati kalau kereta terakhir yang datang ini bukan kereta Irma, aku akan langsung pulang. Tapi ternyata kereta yang baru datang itu adalah kereta yang ditumpangi Irma. Dari kejauhan aku bisa melihat sesosok cewek putih langsing mengenakan kaos ketat warna kuning dan rok panjang sampai mata kaki serta membawa travel bag di tangannya. Aku tahu itu pasti Irma, karena aku yakin dia yang paling mencolok diantara penumpang lainnya, secara kereta yang Irma tumpangi adalah kereta ekonomi.
“aduuh…sori ya mas. Lama ya?” tanyanya sambil tersenyum manja. Aku yang tadinya marah-marah tiba-tiba melunak memandangi mojang bandung geulis di depanku itu. “iya nih. Kamu sih aku telpon malah dimatiin mulu.”
“aku ngga enak mas,banyak orang di sekitarku. Jadi aku pikir mending sms atau bbm aja.”
“yaudah deh,yuk ke hotel dulu. Aku dah check in buat kamu.” Kataku sambil mengambil alih travel bag yang dia bawa
“lho aku kira aku nginap di rumah kamu mas?”
“ya nggak mungkin dong sayang…apa kata orang tuaku kalau aku nginepin teman cewek”

“hmm…yaudah deh.” Lalu aku dan Irma menuju parkiran mobilku
“kamu udah sarapan?” tanyaku, karena yakin irma pasti pagi itu belum makan.
“hah? Eh..? sudah kok mas.” Irma kaget dg pertanyaanku soalnya dia sibuk dengan blackberry Torch di tangannya. “kamu kok nggak bisa fokus kayaknya? Tar siang ada meeting lho. Bbm siapa sih kok serius banget?”agak dongkol juga aku karena ngerasa dicuekin
“ini,temen baru kenal tadi di kereta.”
“ooh..cewek/cowok?” tanyaku sedikit cemburu
“cowok,Mas” “hmm…” aku hanya diam sampai akhirnya mobilku sudah berada di depan novotel, tempat menginap irma 2 hari ke depan.
Saat berada di dalam kamar hotel, aku ajak dia buat make love. Dia seperti ogah-ogahan nggak seperti biasa.”aku mandi dulu deh mas,risih soalnya semaleman……”
“semaleman apa?” tanyaku menanyakan kalimat mengambang Irma
“semaleman…tidur di kereta. Panas mas”
Aku agak curiga. Aku tarik tangan irma tiba-tiba dan dalam hitungan 2 detik dia sudah ada dipelukanku. “katanya panas,capek, tapi kok mukamu cerah gitu?” sambil mengatakan itu aku langsung mengulum bibir tipisnya. Irma agak menolaknya. “aku masih bau asam mas,belum mandi. Aku mandi dulu ya” pintanya
Bukannya mengiyakan aku justru menggendongnya ke tempat tidur. Aku rebahkan dia dan aku ciumi leher dan telinganya. Dia menggelinjang geli sambil sesekali ketawa geli.
Lalu aku singkap rok panjang yang ia kenakan. Terkejut banget aku waktu tau dia tak memakai celana dalam. “kamu naik kereta dg kondisi kayak gini?? Ntar kalau diapa-apain ama orang gimana?kan kamu naik kereta ekonomi. Dan ini…astaga!” aku kaget waktu paha dalam irma basah entah itu sperma lelaki atau cairan lubrikasi dari vaginanya. Dan yang pasti, ada bekas cupangan di sekitar paha Irma. Aku berkali-kali menatap mata irma tapi dia selalu menunduk, seperti malu.

“aku semaleman diperkosa mas. Aku…aku digilir mas sama beberapa orang di satu gerbong.”
Aku kaget bukan kepalang. Entah mau bicara apa. Lalu aku turun dari tempat tidur, dan duduk di sofa depan TV. Irma mengikutiku. “jangan marah ya mas,ini semua salahku juga. Aku…aku berangkat naik kereta niat utamanya adalah eksibisionis. Bahkan aku videoin buat kasih liat ke kamu apa yang aku lakuin, tapi ternyata aku salah tempat dan waktu. Satu gerbong Cuma aku yang perempuan. Awalnya Cuma 2 orang yang mencoba “melakukan”. Tapi ngga tau gimana ceritanya tiba-tiba nambah banyak. Entah ada berapa orang yang niduri aku semalam, aku sendiri kurang tau.”
Sambil berkaca-kaca dan berkali-kali meminta maaf padaku,irma menceritakan garis besar kejadiannya. Lalu irma masuk ke kamar mandi, katanya mau membersihkan sisa sperma di badannya. Pantas saja dia menolak langsung berhubungan badan denganku, pikirku. Aku melihat travel bag milik irma, aku buka dan aku cari handycam irma. Aku ambil mmc di handycam, lalu aku buka laptop yang selalu aku bawa kemanapun. Aku cari file video yang mungkin ada di mmc. Dan ternyata banyak banget file video yang sudah disimpan di mmc 16GB milik irma. Ternyata selama ini dia merekam semua hubungan badannya dengan calon suaminya dan…beberapa laki-laki. Aku kaget, dan nggak habis pikir dengan irma. Setelah 1 bulan aku ajari dia buat bereksibisionis saat di jakarta, ternyata sifat binal Irma keluar semua. Setidaknya itu yang diungkapkan file video yang ada di MMC. Mungkin masih ada kejadian yang tidak dia rekam yang aku nggak tahu.
Aku nggak bisa cemburu dan marah-marah nggak jelas ke Irma, karena secara legal,dia sudah jadi milik orang lain. Dia sudah bertunangan dan tahun depan menikah. Aku sortir file video yang ada di sana dari yang terbaru hingga terlama. Aku buka file paling atas karena pasti itu adalah video terbaru yang dibuat irma. Dan benar aja video itu dibuat irma kemarin saat dia masuk ke dalam kereta.

“halo..aku Irma,kali ini aku akan melakukan hal gila dan beresiko dalam hidupku. Aku akan bereksibisionis dalam kereta selama perjalanan Jakarta-semarang. Dan kamu jadi saksiku dalam aksi yang aku lakuin semalaman ini! Cekidot!” irma menshoot wajahnya sendiri di depan kamera handycam. Dia berjalan mencari nomor bangku yang akan dia duduki. Irma duduk di bangku yang berisi 3 orang, dan dia berada di tengah, di antara 2 lelaki hitam yang dilihat dari kamera mereka seperti bernafsu melihat irma yang ternyata akan duduk di sebelah mereka. Di depan irma ada 3 pria lain yang duduknya saling berhadapan dengan Irma. 2 orang sudah setengah baya,yg 1 masih seumuran anak kuliah dengan tampang kucel tapi eksentrik dengan pierching di salah satu telinganya.
Sekilas kamera handycam mengarah ke bawah dan yang aku kaget adalah ternyata saat itu irma memakai rok pendek di atas lutut, berbeda dengan yang aku lihat saat dia turun dari kereta. Sekitar 10 menit handycam dinyalakan dan diletakkan diatas paha irma menghadap 3 orang di depannya. Tatapan mata ketiga orang itu selalu menatap kamera..bukan! tapi menatap rok pendek yang dikenakan irma, lebih tepatnya menatap paha irma dan berharap celana dalamnya kadang terlihat,mungkin. Lalu handycam dimatikan. Media playerku mati, aku buka folder mmc lagi dan memainkan video selanjutnya. Saat itu sudah ada pemandangan irma di dalam kamar mandi kereta yang sangat sempit. “aku di dalam toilet nih. Aku agak ngeri, mau tidur tapi orang-orang sekitarku seperti selalu melihatku tajam. Ternyata di gerbong ini ngga ada ceweknya! Aku cewek sendiri di gerbong kereta paling belakang. Tapi gerbong ngga penuh,banyak kursi kosong. Bangkuku juga 2 dari belakang nih,mau kabur ke gerbong depan tapi pasti nglewatin banyak orang dan nih liat.” Irma keluar dari kamar mandi dan memperlihatkan orang-orang sudah pada tidur di sembarang tempat sehingga menutupi jalan keluar dari gerbong.”aku dah nggak bisa kemana-mana guys!” kata irma. Lalu irma jalan lagi ke arah tempat duduknya sebelum akhirnya ada yang mengajaknya bicara.

Lihat Juga:  Mbak Lala Menahan Perih Kenikmatan

“nggak tidur mbak?” aku ngga ngeliat siapa yang mengajak irma bicara, tapi sepertinya orang yang ada di sebelah kanan irma. “udah tidur bentar tadi pak,terus kebelet pipis barusan” irma menjawab,suaranya gugup tapi arah kamera masih ke arah depan memperlihatkan 2 orang pria yang sedang tidur di hadapannya. Aku heran kemana 1 orang lagi. Dan ternyata 1orang lagi tidur di bawah irma. Sesekali kamera dihadapkan ke arah orang tersebut. Orang tersebut tidak benar-benar tidur, sepertinya dia masih pengen ngintip isi dibalik rok irma. Lalu orang tersebut berdiri dan bergerak maju ke arah irma membisikkan sesuatu.
“dia menanyakan apa aku ngga pakai celana dalam?” tiba-tiba suara irma di belakangku mengagetkanku. Ia sudah selesai mandi dan berpakaian kaos tanpa celana. Aku pause videonya karena ngga ingin melewatkan setiap kejadiannya. Melihat sedikit video irma saja aku tidak lagi cemburu,malah semakin horny. Lalu irma duduk di sebelahku sambil menyuruhku meneruskan videonya.
Kembali lagi ke video. Irma dan laki-laki itu berdiri lagi dan berjalan ke arah toilet. “aku pengen lihat dong, kalau kamu ngga ngasih lihat, aku bilang ke orang-orang segerbong kamu perek yang butuh kontol karena kamu naik kereta pake rok mini nggak pake CD!”tak ada balasan dari irma. Kamera terus memperlihatkan ke arah depan,aku yakin kamera irma sedang dikalungkan. Lau videonya goyang dan tiba-tiba mengarah ke arah irma yan sedang menyingkapkan roknya. Irma ada di dalam toilet kecil dan si pria mengambil gambar di luar toilet yang terbuka.
“sekarang kamu lepas itu rok itu.” “hah??”
Irma seperti tidak mau. “turuti aja perintahku kalau kamu nggak pengen malu di hadapan orang banyak. Lalu irma melepas roknya perlahan. Aku baru tau ternyata orang yang ngeshoot dan memerintahkan irma lepas rok adalah cowok yang ada pierching di telinganya, karena dia mengarahkan kamera ke arah muka nya dan tertawa lebar tanpa suara di depan kamera. Lidahnya juga ada pierching. Jelek banget mukanya,pikirku. Beruntung sekali dia.

Lalu kamera mengarah lagi ke arah irma yang saat itu sudah tidak mengenakan rok. Lalu pria itu mengambil rok irma. Irma mnjerit tertahan saat pria itu membuka jendela kereta dan membuang roknya keluar. “heh!! Gila loe ya..” kata irma bergidik tertahan mengetahui dia sudah tidak mungkin bisa kembali ke bangkunya lagi dengan kondisi seperti itu. Lalu si pria berpierching (aku sebut si A,karena nantinya ada banyak pria. Biar pembaca nggak bingung juga) masuk ke toilet dan dia mencium bibir irma. “jangan berisik kalau ngga pengen semuanya bangun dan liat kamu kayak gini sekarang”. Arah kamera dinaikkan memperlihatkan kedua orang berlawanan jenis ini bercumbu. Irma diam saja dan si A sangat beringas menciumi irma dari bibir, telinga sampai leher irma. Lalu si A jongkok dan tangannya mengelus-elus paha irma, menyuruhnya melebarkan kedua selangkangannya. Tampak bulu halus yang sudah dicukur habis milik irma. Irma selalu mencukur habis bulu kemaluannya tiap aka bertemu denganku, karena aku menyukainya. Semakin horny aku melihat apa yang dilakukan si A pada gadis cantik itu. Tangan si A membelai klirotis irma lalu 2 jari masuk ke dalam liang vaginanya. “ah…jangan dua mas! Satu aja….sakit!”irma berontak karena kesakitan 2 jari masuk ke vaginanya.
Lalu tiba-tiba ada suara lain,”eh ngapain kalian?” seseorang di belakang yang ternyata adalah teman duduk sebangku irma memergoki mereka di kamar mandi melakukan hal mesum.
“pak,tolong pak,ambilin sesuatu buat nutup ini. Rokku dibuang mas ini keluar tadi.” Suara irma terdengar tapi kamera tetap mengarah ke bawah toilet.

“nggak pak, jadi nih perek sengaja naik kereta tapi tanpa pake CD. Kayaknya nih perek emang pengen di perkosa deh pak. Hehehe….” dengan kasar si A menjelaskan kejadian yg dibuat-buatnya sendiri tentang irma ke si B (panggil saja pria ke dua adalah B). Lalu A mengarahkan kamera ke wajah B dan menyuruhnya menggauli irma duluan baru gantian dia karena B lebih tua. Dari video itu, B adalah pria setengah baya. Dia yang duduk di sebelah kanan irma tadi. Lalu B menyuruh A keluar dari toilet dan menarik tangan irma keluar juga dari toilet. “eh pak jangan.” Berontak si irma tau kalau dia akan dipamerin di depan penumpang lain. Tapi sepertinya irma kalah tenaga, dia akhirnya berada diantara penumpang yang terlelap. Penumpang yang matanya terbuka kaget dan berdiri mendekati irma. Si A di sini hanya sebagai kameraman yang merekam semua kejadian. Dan bahkan si A membangunkan beberapa orang yg tidur dan mengatakan,”mau perek nggak pak?cakep banget lho.rugi kalo nggak liat”
Dengan kondisi bottomless,irma mencoba menutup kemaluan dan pantatnya dengan kedua tangannya. Lalu si B mendekap irma keras,dan irma mengerang keras sampai akhirnya semua penumpang yang tadinya tidur terbangun dan melotot melihat apa yang sedang terjadi antara B dan irma. Tanpa ba bi bu Irma disuruh B untuk nungging. B melepas celana dan Cdnya di depan orang banyak yang sedari tadi hanya diam. B memasukkan penisnya yang berukuran standar ke liang kemaluan irma. Irma menangis dan berontak. Lalu salah satu penumpang berdiri. Tubuhnya tinggi sekali, giginya tonggos, mendekati irma dan meraba payudara irma yang masih mengenakan kaos kuning. “wah gila!!ternyata nggak pake beha!” seru pria tinggi tadi. Lalu dengan kasar dia menarik kaos irma dan…irma polos tanpa selembar benangpun menutupi tubuhnya.
Irma meronta. Tangan Irma berontak dan menangkis tangan pria hitam,tinggi dengan gigi tonggos itu meraba payudara Irma. Lalu kedua tangan Irma diapitkan dan hanya dipegang dengan satu tangan pria tersebut. Sedangkan tangan yg lain meraba payudara Irma yang bergerak maju mundur, karena si B sedang menggerakkan penisnya maju mundur ke dalam vagina Irma. Terdengar suara rintahan Irma seperti menangis. Kamera yang dibawa si A di close up ke arah wajah pria tonggos yang memegangi tangan Irma. Mukanya benar-benar mupeng terkena pantulan sinar dari handycam dari Irma. Mungkin itu pertama kalinya pria itu merasakan payudara wanita secantik Irma. Lalu pria tonggos itu melepaskan tangan Irma yang tadi dipegangnya. Tangan Irma meraih kursi yang ada di kanan-kirinya. Penumpang yang duduk di situ hanya diam dan memperhatikan Irma yang sudah dalam keadaan telanjang total. Aku lihat dari video yang dipegang si A, hampir semua penumpang melihat kejadian itu dan mengabadikannya dengan kamera handphone mereka masing-masing.
Aku bergidik menonton video perkosaan yang dilakukan terhadap sekretaris cantikku itu. Setelah ini pasti banyak orang yg akan mengunggah video parah itu. Aku pause film tersebut dan berpaling ke Irma yang ada di sebelahku. “kamu ngga lapor polisi aja,Ir? Kalau mau, aku temanin.” Aku kasihan padanya. Aku lihat di video dia menangis tapi tertahan. Lalu Irma hanya menggelengkan kepala dan menekan tombol play. Ia mempercepat video sampai ke bagian akhir. Aku kembali melihat video di laptopku itu dan melihat Irma yang sudah digauli banyak orang. Ada sekitar 7 orang yang bergantian memasukkan penisnya ke dalam vagina Irma. Dan yang paling membuat aku bergidik, ternyata Irma menikmatinya!

Lihat Juga:  Ngentot Dengan Guru Baruku Yang Suka Ngentot

Irma bermain begitu ganas dan mendesah keras sekali. Karena memang Irma punya kebiasaan mendesah dan mengerang saat making love. Tapi saat itu terlihat sekali wajah Irma yg menjadi binal. Berkali-kali wajah Irma di close up. Kali ini yang memegang handycam Irma bukan lagi si A. Si A terlihat sedang melakukan penetrasi ke dalam vagina Irma. Lalu video itu mengarah ke sekitar Irma, aku hitung di sana ada sekitar 13 orang yang sedang mengelilingi Irma tidak termasuk orang yg memegang handycam Irma, 7 diantaranya sudah telanjang bulat dan bergantian melakukan penetrasi. Sisanya hanya meraba-raba dan merekam video kejadian tersebut.
“kalau aku melapor ke polisi, aku nggak yakin aku bisa memasukkan mereka ke penjara,karena di situ keliatan jelas aku menikmati. Jadi seperti nggak ada unsur perkosaan” tiba-tiba Irma menangis di sampingku. Aku pause video itu, aku letakkan kepala Irma ke dadaku. Aku tahu dia sedih, walaupun mungkin saat kejadian dia seperti begitu menikmatinya. Aku tahu dia sedih karena ternyata dirinya lebih binal dari perkiraannya sendiri. Aku mencoba menghiburnya,”hey,lihat wajahku. Aku nggak marah. Aku ngga akan ngatain kamu rendahan. Karena aku yakin waktu kejadian kamu ngga sadar itu. Karena aku juga sayang kamu apa adanya. Tapi aku minta kalau kamu memang menyesal sama kejadian tadi malam, aku minta kamu jangan bertindak ceroboh lagi waktu nggak ada aku.”
“serius Mas kamu nggak marah? Aku sayang banget ma kamu mas!” Irma memelukku lebih erat sambil tersenyum.
“Cuma 1 pertanyaanku Ir…” “apa Mas?” Irma menatapku tajam.
“kamu menikmatinya?”

“jujur mas. Iya aku menikmatinya” Irma tertunduk malu di hadapanku. “itu karena saat digituin aku bisa orgasme berkali-kali. Sampai aku sendiri tidak kuat berdiri setelahnya. Aku ngga tahu berapa kali aku orgasme. Tapi benar-benar rasanya luar biasa mas.” Irma menjelaskan dengan nada sedikit antusias.
“itu berarti selain hobi eksibisionis, kamu juga hyperseks. Dan menurutku itu bukan hal yang jelek. Nikmati aja apa yang ada di kamu sekarang” kataku mencoba memahami karakter tersembunyi Irma.
Irma yg saat bertemu aku pertama kali, 2 tahun lalu adalah seorang gadis centil yang lugu. Aku sering mengajaknya check in karena dia pernah keceplosan ingin ngerasain ML lagi. Tapi saat itu dia masih jomblo. Dan sekarang dia sudah menjadi wanita binal,pikirku. Dia berani eksibisionis di tempat umum, dan dia merasakan kalau dirinya adalah seorang hyperseks setelah kejadian pemerkosaan di dalam kereta tadi malam. Karena dia merasakan kenikmatan digauli banyak orang sekaligus.
Setelah itu aku menyuruh Irma untuk tidak bekerja hari itu. Aku suruh dia beristirahat, karena aku bosnya. Meeting siang nanti aku suruh Bu Lidya aja yang menemaniku, pikirku. Bu Lidya adalah sekretarisku di kantor Semarang.
Di kantor aku masih penasaran dengan video-video Irma yang lain. Lalu aku buka laptopku dan aku tonton dari file terkecil di folder itu. Paling banyak adalah adegan intim Irma dengan calon suaminya. Baru kali itu aku melihat fisik calon suami Irma. Wajahnya sudah pernah aku lihat di facebook dan Display Picture BBM milik Irma, tapi Cuma wajah. Calon suami Irma bertubuh agak tambun dengan perut buncit. Pantas saja Irma masih memilihku untuk jadi pelarian, pikirku. Lalu aku terkejut saat mendapati Irma berhubungan intim dengan 2 orang. Yang satu adalah calon suami Irma,karena wajahnya aku kenal. Yang satu lagi entah siapa, wajahnya juga ngga lebih tampan dariku maupun calon suami Irma. Samar-samar aku mendengarkan pembicaraan mereka saat melakukan three some. Ternyata lelaki itu adalah sepupu calon suami Irma. Wow! Termyata calon suami Irma agak gila juga, pikirku.

Setelah menjelang malam aku pulang dari kantor, aku berpikir untuk menyempatkan mampir ke hotel dimana Irma menginap. Aku mempunyai kunci cadangan. Saat aku masuk, Irma sedang menonton TV di atas ranjang, dan tanpa busana dia menyambutku. Penisku terasa keras lagi karena seharian belum bercinta dengan sekretaris geulis itu. Aku taruh tas laptopku dan aku buka dasiku. Aku cium bibir tipis Irma sampai berbunyi “plop!!” dia merangkulku. Tangannya menggerayangi kemaluanku dari luar celana kerja yang aku kenakan. Aku mainkan puting imutnya dengan tangan kanan kiri. Sambil menciumku,nafasnya terengah-engah saat jariku memainkan puting susunya. Lalu dia membuka resleting celanaku dan menurunkan celanaku. “jangan dulu,nanti kamu ngga ngerasain orgasme, aku dah keluar duluan. ‘mainan’ dulu aja.” Kataku melarangnya saat akan meletakkan penisku di bibir kemaluannya.
“aku tadi dah ‘dapet’ 2 kali,Mas. Aku tadi masturbasi sebelum Mas pulang.” Katanya menjelaskan. “hmm…gitu ya. Kamu masturbasi dimana?kasur? Ntar kasurnya basah. Padahal kan buat tidur kamu ntar malam.”
“tadi aku masturbasi di sana mas” katanya sambil menunjuk arah jendela.
“what??kamu masturbasi deket jendela?kalau lampu kamar nyala gini dari luar kelihatan lho.” Kataku kaget. “ah biarin aja mas, udah horny banget sih tadi.” Lalu dia mencium bibirku lagi. Aku masih shock, karena tadi aku sempat menyuruh Agus, OBku untuk mengambil fileku yang dibawa Irma dari Jakarta untuk dikirimkan ke salah satu klienku.
“jangan bilang kamu tadi ‘main’ sama Agus,OBku?” tanyaku ke Irma.
“nggak lah…ya Cuma pamer-pamer dikitlah”

Lihat Juga:  Reina oomori laforet girl

“walaaaah pantesaaan. Tadi habis pulang ambil file dia cerita seru banget ke karyawan lain. Buset dah…berabe nih” kataku mengingat kejadian tadi sore sebelum aku pulang. “tadi kamu eksibisi apa lagi?” tanyaku penasaran
“bugil. Hehehe…orang tadi waktu aku mandi dia datang. Aku kira pelayan, ternyata temen kerjamu,Mas. Aku buka aja pintunya,aku ngga pake apa-apa. Dia Cuma melotot kok,nggak macem-macem.”
“busseeet…waaaah berabe nih. Jadi omongan sekantor nih” aku sedikit panik
“yaudahlah mas. Nggak sah dipikirin. Mereka kan dah dewasa, pasti dah pernah dong ngelakuin ‘itu’ “ jelas Irma
Bingung rasanya menghadapi teman kantor besok. Pasti jadi berita utama nih di kantor. aku ada affair dengan sekretarisku yang kerja di kantor Jakarta. Padahal selama ini aku tutup-tutupin. Yah terbongkar deh sekarang
Nggak terlalu kelamaan pusing aku teruskan saja bergelut lagi dengan Irma. Malam itu adalah awal dari semua petualangan gila kami. Diantaranya, kami perna ML di alam terbuka, di dekat kampusku dulu. Pernah juga aku suruh Irma bottomless di kolam renang umum dan aku bantu dia masturbasi. Ada yang tahu? Ada! Tapi orangnya diam aja sambil ngelirik ke arah kami. Sering juga aku suruh Irma bugil total saat aku suruh dia mengendarai mobilku. Itu semua aku lakukan di semarang. Belum hal gila yang kami lakukan di Jogja dan Jakarta, tempat tinggal Irma.
============================== ============================== ==

Setahun sudah berlalu. Irma mengajukan resign. Dia bilang padaku kalau dia hamil dan akan dinikahi calon suaminya yang selama ini dijodohkan oleh orang tua Irma. Irma yakin anak di kandungannya adalah benihku, karena aku yang paling sering membuat dia orgasme dan merasakan kenikmatan waktu bercinta, dan yang paling penting, karena kami melakukan itu bukan hanya karena nafsu, tapi karena ada perasaan suka. tapi dia tidak memintaku untuk bertanggung jawab. Calon suaminya sekaranglah yang diinginkan orang tuanya untuk menikahi Irma. Aku melepas kepergian Irma dengan mata berkaca-kaca. Aku sadar walaupun Irma hanya pelampiasanku nafsuku saja, tapi ternyata dia yang terbaik dari semua wanita yang pernah aku jamah. Irma begitu rupawan, mempesona dan dia sanggup melakukan apapun fantasi seks yang aku inginkan. Intinya dia begitu sejalan denganku.

3 tahun berlalu, aku masih saja belum beristri. Umurku sudah 30 tahun saat ini. Dan belum mempunyai pacar yg benar-benar sesuai dengan idamanku, seperti Irma. Aku sudah loss contact dengan Irma sejak dia menikah. Aku nggak mau mengganggu hubungan rumah tangganya dengan suaminya kini. Suaminya adalah seorang pengusaha, sama denganku. Dan ternyata di jakarta dia menjadi anggota HIPMI jakarta. Sedangkan aku mengikuti HIPMI di semarang.
Kebiasaanku bergonta-ganti pasangan tidur membuatku semakin bimbang. Aku sering menyewa wanita panggilan, yang tentunya bukan dari kalangan menengah ke bawah. Rata-rata dari mereka sudah kaya dari hasil menjual tubuh. Bahkan ada yang merupakan anak dari temanku di HIPMI, Nisa namanya. Tapi aku tidak pernah berpikir melaporkannya ke ayahnya. Nisa orangnya pilih-pilih. Dia menjual tubuhnya hanya kepada eksekutif muda, jadi intinya dia mencari kenikmatan sekaligus mencari jodoh yang mungkin cocok padanya. Suatu hari Nisa BBM ke aku menawarkan service lagi, tapi kali ini dia membawa teman. Cantik, katanya. Namanya Maya, dia sedang butuh uang. Aku mengiyakan saja asal waktunya tepat. 3 hari kemudian aku booking salah satu kamar hotel langgananku untuk bertemu dengan Nisa dan Maya. Jam 11.00 malam aku tunggu di kamar hotel. Mereka tak kunjung datang. Tapi saat aku beranjak dari sofa,tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar hotel. Aku bukakan pintu kamar dan terlihat 2 sosok mempesona di hadapanku. Dan yang bikin aku kaget, teman Nisa yang bernama Maya adalah Irma! Aku tak tahu bagaimana kejadian pastinya, namun setelah aku minta penjelasan Irma dan Nisa baru aku ketahui kalau suami Irma adalah seorang mucikari kelas atas. Aku kaget dan baru tahu itu. Selama ini Irma dijadikan pelacurnya dengan permintaan bayaran yang sangat tinggi, 10 juta per malam.

Malam itu aku dan Irma, yang sama-sama tidak menduga akan bertemu lagi dalam kondisi seperti itu sama-sama salah tingkah. Aku beri Nisa uang bayarannya penuh dan aku suruh dia meninggalkan kami berdua. Nisa senang karena selain mendapatkan 5 juta bayarannya, dia dapat mempertemukan kami lagi. Dia berjanji nggak akan cerita ke suami Irma yang sudah menitipkan Irma padanya.
Aku tatap wajah Irma. Matanya berkaca-kaca, meratapi nasibnya sepeninggalku. Dia menceritakan semua kisah hidupnya yang terhina karena harus selalu melayani pria hidung belang. Aku peluk Irma. Aku dekatkan wajahku dan aku bilang padanya,”ceraikan suamimu. Aku nikahi kamu setelah itu”. Irma mengangguk senang. Malam itu kami tak melakukan apapun. Kami hanya bernostalgia dan meratapi nasib kami masing-masing

THE END

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.